Langsung ke konten utama

MENGANALISIS INDEKS HARGA SAHAM, PERHITUNGAN HARGA SAHAM, METODE PERHITUNGAN INDEKS, LQ 45 INDEKS, INDEKS REVIEW AND STOCK REPLACEMENT, ADVISORY COMMISION, PERHITUNGAN ANGKA INDEKS HARGA SAHAM

 


Indeks Harga Saham

Indeks harga adalah suatu ukuran yang menunjukan tentang perubahan-perubahan harga samaham dari waktu kewaktu. Sedangkan saham itu merupakan produk dari pasar modal dalam kepemilikan perseroan terbatas (PT) atau yang disebut emiten. Indeks itu sendiri merupakan sebuah pedoman bagi para investor untuk melakukan investasi khususnya saham di pasar modal. Jadi indeks harga saham itu adalah suatu peta grafik yang mana menggambarkan tetang perjalan/perubahan-perubahan kondisi sebuah pasar modal dari waktu-waktu.

Indeks harga saham ini berfungunsi sebagai indikator trend pasar. Dimana indeks harga saham ini menggambarkan keadaan sebuah pasar dari waktu-kewaktu. Apakah pasar itu mengalami peningkatan atau pun mengalami penurunan. Dan merupakan subuah alat bagi para investor untuk mempertimbangkan dalam melakukan investasi.

Dengan adanya indeks, kita dapat mengetahui trend pergerakan harga saham saat ini, apakah sedang naik, stabil atau turun. Pergerakan indeks menjadi indikator penting bagi para investor untuk menentukan apakah mereka akan menjual, menahan atau membeli suatu atau beberapa saham. Karena harga-harga saham bergerak dalam hitungan detik dan menit, maka nilai indeks pun bergerak turun naik dalam hitungan waktu yang cepat pula. Demikian juga dengan indeks harga saham, indeks di sini akan membandingkan perubahan harga saham dari waktu ke waktu.

Fungsi Indeks di Pasar Modal, antara lain :

  • Sebagai indikator trend pasar,
  • Sebagai idikator tingkat keuntungan,
  • Sebagai tolak ukuran (brandmark) kinerja suatu portofolio,
  • Memfasilitasi pembentukan portofolio dengan strategi pasif,
  • Memfasilitasi perkembangan produk derivatif.

Rumus menghitung harga saham yakni sebagai berikut:

  1. PBV (Price to Book Value Ratio)= Harga per Lembar Saham / Nilai Buku per lembar Saham.
  2. PER (Price to Earnings Ratio) = Harga Saham / Laba per Saham.
  3. PEG Ratio (Price Earning Growth Ratio) adalah Rasio Harga terhadap Pendapatan dan EPS (Earning per Share) adalah laba per lembar saham.
  4. Dividen Yield = (Dividen per lembar Saham Tahunan / Nilai Pasar per lembar Saham) x 100. 
Metode Perhitungan Indeks
1. Metode Agregatif

IA=indeks harga tidak tertimbang
Pn= harga yang dihitung angka indeksnya
P0= harga pada tahun dasar

2. Metode Tertimbang yang terdiri dari metode Laspeyres, metode Paasche, metode Drobisch dan Bowley, serta metode Irving Fisher

Rumus metode Laspeyres

IL = angka indeks Laspeyres
Pn = harga pada tahun yang dihitung angka indeksnya
P0 = harga pada tahun dasar
Q0 = kuantitas pada tahun dasar

Rumus metode Paasche

IP = angka indeks Paasche
Pn = harga pada tahun yang dihitung angka indeksnya
P0 = harga pada tahun dasar
Qn = kuantitas pada tahun yang dihitung angka indeksnya

Rumus metode Drobisch dan Bowley metode Irving Fisher

ID = indeks harga Drobisch
IL = indeks harga Laspeyres
IP = indeks harga Paasche

Rumus metode Irving Fisher

IF = indeks harga Irving Fischer
IL = indeks harga Laspeyres
IP = indeks harga Paasche

Indeks LQ45

Indeks LQ45 yang terbentuk pada tanggal 24 Februari 1997 dengan hari acuan penghitungan pada 13 Juli 1994. Indeks LQ45 merupakan kumpulan 45 saham yang tercatat di BEI dengan tingkat liquidity dan capital market yang besar serta sesuai dengan beberapa kriteria pemilihan (Tandelilin, 2010). 

Kriteria dalam pemilihan indeks LQ45 yaitu.

  • Tergabung dalam urutan 60 besar dari total transaksi saham di pasar sekunder.
  • Diurutkan berdasarkan ukuran market capitalization.
  • Tercatat dalam BEI minimal 3 bulan terakhir.
  • Memiliki keuangan yang stabil dan kemampuan berkembang di masa datang, frekuensi serta total hari dari kegiatan transaksi di pasar sekunder.

IDVISORY COMMISION

Index Advisory adalah pelopor dalam mengembangkan alat tes psikometri untuk digunakan secara efektif di berbagai bidang non-tradisional. Ini adalah salah satu perusahaan India pertama yang mengembangkan tes psikometri dalam bisnis peminjaman untuk memprediksi kelayakan kredit peminjam. Tes ini banyak digunakan saat ini oleh bank dan NBFC untuk membantu keputusan kredit mereka. Melalui penelitian berkelanjutan, Index Advisory bekerja untuk membuat alat mereka lebih kuat. 

Perhitungan Angka Indeks Harga Saham

Indeks harga saham merupakan angka yang tersusun dengan hitungan tertentu sehingga menghasilkan trend. Sedangkan angka indeks itu sendiri dibuat untuk membandingkan perubahan harga saham dari masa ke masa.

Indeks harga saham menggunakan rumus umum:

IHS = (Ht / H0) X 100%

IHS:  Indeks Harga Saham

Ht  :  Harga pada waktu yang berlaku

H0 :  Harga pada waktu dasar

REFERENSI

Jurnal
Firdaus, Nurjannah Ajeng. 2020. Pembentukan Portofolio Saham Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal dan Model Markowitz Studi Kasus Indeks LQ45. Skripsi. Program Studi Manajemen Universitas Pertamina. Jakarta.

Internet
Firdaus, Abdul Hafidz. 2018. Makalah Indeks Harga Saham.
Kelas, Pintar. 2020. Tujuan dan Metode Perhitungan Indeks Harga.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

POSTER PASAR MODAL

 

RISK AND RETURN

  RETURN (PENGEMBALIAN) Return atau pengembalian adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan, individu dan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukan. Menurut R. J. Shook, return merupakan laba investasi, baik melalui bunga atau deviden. Beberapa pengertian return yang lain: Return on equity  atau imbal hasil atas ekuitas merupakan pendapatan bersih dibagi ekuitas pemegang saham. Return of capital  atau imbal hasil atas modal merupakan pembayaran kas yang tidak kena pajak kepada pemegang saham yang mewakili imbal hasil modal yang diinvestasikan dan bukan distribusi deviden. Investor mengurangi biaya investasi dengan jumlah pembayaran. Return on investment  atau imbal hasil atas investasi merupakan membagi pendapatan sebelum pajak terhadap investasi untuk memperoleh angka yang mencerminkan hubungan antara investasi dan laba. Return on invested capital  atau imbal hasil atas modal investasi merupakan pendapatan bersih dan pengeluar...

PERILAKU INVESTOR

  Perilaku Investor di Pasar Modal Pada prinsipnya, dalam setiap kegiatan usaha akan melibatkan dua instrumen yang saling mendukung, mereka adalah pengelola usaha atau perusahaan dan penyedia dana untuk kebutuhan perusahaan. Penyedia dana sering disebut sebagai investor, mereka merupakan pihak yang menempatkan kelebihan dananya (surplus of fund) untuk kegiatan investasi di sektor usaha yang halal dan produktif. Perilaku dapat diartikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam semua aktivitas manusia. Kaitannya dalam perilaku investor dapat dijelaskan bahwa perilaku investor merupakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh investor yang secara langsung terlibat dalam proses berinvestasinya. Gambaran macam-macam perilaku investor di pasar modal yang telah dirumuskan Bailard, Biehl & Kaiser sebagaimana dikutip Hartono, klasifikasi investor yang telah dilakukan lembaga investasi di California mengategorikan 5 macam perilaku investor di pasar modal, ...